Hotline: (021) 31902885 ext 8104/ 8110

WPML not installed and activated.

C_TFIN52_65 C2050-723 C2090-612 C2180-400 C4040-332 C4060-156 C4090-451 CCA-410 CLO-001 CSM-001
katarak

Katarak adalah pengeruhan lensa mata yang bisa membuat penglihatan kabur. Walaupun sebagian besar katarak berkaitan dengan proses penuaan, kadang-kadang anak-anak dapat dilahirkan dengan kondisi ini, atau katarak dapat muncul akibat trauma pada mata, peradangan, dan penyakit-penyakit mata lain.

Berdasarkan survei WHO terkini, katarak merupakan penyebab kebutaan tertinggi di dunia, yaitu 51%, yang menggambarkan kurang lebih 20 juta penduduk dunia yang menderitanya. Dan semakin lama orang bertahan hidup di dunia, jumlah penderita katarak akan semakin meningkat. Karena kebutaan akibat katarak dapat dicegah, maka tindakan pencegahan dianggap juga penting selain pengobatannya. Mengurangi merokok, mengontrol gula darah pada pasien diabetes, dan memelihara indeks massa tubuh dalam kisaran normal, merupakan tindakan pencegahan yang bisa kita lakukan sehari-hari. Selain itu, pembedahan atau operasi pengangkatan katarak merupakan pengobatan yang sangat sukses dalam memperbaiki penglihatan. Penemuan teknik-teknik operasi katarak dengan resiko minimal juga sudah dikembangkan di institusi kesehatan mata di Indonesia, khususnya di RSCM Kirana.

Karena besarnya ancaman kebutaan akibat katarak, jumlah penderita katarak yang selalu meningkat setiap tahunnya, dan berkembangnya teknik-teknik operasi katarak dengan teknologi canggih, RSCM Kirana menyediakan layanan unggulan divisi kornea, katarak, dan bedah refraktif. Layanan ini merupakan salah satu pelayanan dengan jumlah pasien terbanyak, sesuai dengan masalah penyakit mata di Indonesia. Beberapa alat yang dimiliki untuk menunjang pelayanan antara lain biomikroskop lampu celah (slit lamp) dengan kamera video yang memudahkan pelayanan dan pendidikan, keratometer untuk mengukur kekuatan refraksi kornea, biometry A-Scan untuk mengukur kekuatan lensa tanam untuk implantasi, berbagai jenis laser, dan lain-lain.

 

Pemeriksaan Diagnostik yang tersedia

  • Diagnostik dan persiapan operasi katarak, lengkap dengan biometri menggunakan ultrasound dan atau IOL master
  • Specular microscope menggunakan Konan NONCON ROBO
  • Diagnostic Refractive Surgery menggunakan:
    • Topolyzer
    • Analyzer
    • Oculyzer

Selain itu, pelayanan tindakan medis di divisi katarak, kornea dan bedah refraktif yang utama adalah operasi katarak. Operasi dilakukan dengan teknologi tercanggih, yaitu fakoemulsifikasi dengan luka sayatan yang kecil (2,20-mm) dengan implantasi lensa tanam jenis lipat (foldable intraocular lens). Operasi tersebut hanya memakan waktu 15 menit dengan bius (anestesi) topikal tanpa suntikan.

Divisi ini juga melakukan tindakan operasi cangkok kornea (keratoplasty) serta implantasi kornea buatan (keratoprosthesis), untuk mengatasi kekeruhan pada kornea mata oleh berbagai sebab. Tindakan bedah refraktif yang dapat dilakukan adalah; pada penderita minus tinggi dengan refractive lens exchange, mengatasi kelainan refraksi silinder dengan limbal relaxing incision (LRI) dan lain-lain. Tindakan pembedahan tersebut dilakukan oleh staf subspesialis kornea, katarak, dan bedah refraktif yang ahli di bidangnya dengan menggunakan teknologi terdepan.

 

Tindakan Medis yang tersedia

  • Operasi katarak dengan teknik manual dan fakoemulsifikasi (menggunakan Alcon infinity system dan AMO signature)
  • Pterigiumplasty dengan conjungtival limbal graft
  • Corneal tattoage
  • Phakic IOL surgery
  • Keratoplasty optik
  • IOL secondary implantation
  • Lasik refractive surgery
  • Nd:YAG laser kapsulotomy