Hotline: (021) 31902885 ext 8104/ 8110

WPML not installed and activated.

C_TFIN52_65 C2050-723 C2090-612 C2180-400 C4040-332 C4060-156 C4090-451 CCA-410 CLO-001 CSM-001

Trauma Mata Akibat Bahan Kimia

Trauma Mata Akibat Bahan Kimia

 

Trauma mata akibat bahan kimia bisa disebabkan oleh; zat asam, basa, detergen, larutan, bahan perekat, dan bahan iritan, seperti gas air mata. Gejala yang bisa ditimbulkan seperti: mata berair, kekakuan kelopak mata, dan nyeri hebat. Trauma mata yang disebabkan oleh zat basa lebih berbahaya dibandingkan dengan asam. Basa dapat berpenetrasi ke jaringan mata yang lebih dalam dengan menghancurkan struktur protein dan sel, sehingga menyebabkan kematian jaringan. Sedangkan asam hanya menyebabkan kematian jaringan superfisial, sehingga tidak bisa berpenetrasi ke jaringan yang lebih dalam.

 

Apa tindakan yang harus segera dilakukan jika mengalami trauma mata akibat bahan kimia?

 

  • Melawan kekakuan kelopak mata dengan membiarkan mata terbuka
  • Mengairi mata yang mengalami trauma dengan larutan ber-PH netral dalam beberapa detik. Larutan ber-PH netral itu antara lain: air keran, air mineral, kopi, teh, atau larutan sejenis. Susu tidak boleh digunakan karena dapat membuka sel-sel pelindung permukaan, sehingga meningkatkan penetrasi luka.
  • Membuang partikel-partikel kasar/kasat mata yang terdapat dalam konjungtiva ( dilakukan oleh dokter umum )
  • Membawa pasien ke dokter mata atau klinik mata terdekat